Mengetahui cara menghitung dana pensiun adalah langkah yang tepat untuk masa tua.
Dana pensiun merupakan bentuk simpanan yang dipersiapkan untuk hari tua. Lantas, bagaimana cara menghitung dana pensiun yang dibutuhkan?
Di Indonesia sendiri, rata-rata usia pensiun relatif lebih rendah. Berdasarkan informasi dari Trading Economics, usia pensiun untuk laki-laki dan perempuan Indonesia adalah 58 tahun.
Dibandingkan dengan negara di Eropa, seperti di Italia dan Belanda, usia pensiun tertinggi mencapai 67 tahun.
Dengan usia pensiun yang cenderung muda, tentu penting bagi warga Indonesia untuk menyiapkan dana pensiun lebih cepat.
Pengambilan tindakan lebih awal akan membantu Sobat OCBC NISP menghabiskan masa tua dengan nyaman, serta meringankan beban keluarga dan anak-anak.
Nah, untuk lebih lengkapnya, yuk simak uraian tentang cara menghitung dana pensiun berikut ini!
Rumus paling sederhana untuk cara menghitung dana pensiun adalah dengan mengalikan rencana atau perkiraan pengeluaran tahunan saat pensiun dengan estimasi jumlah tahun yang diinginkan untuk masa pensiun.
Dengan demikian, Sobat OCBC NISP bisa memperkirakan besarnya pengeluaran tahunan di masa tua per tahunnya dan menyiapkan dananya mulai sekarang.
Misalnya, Budi hendak menyiapkan dana pensiun dengan biaya hidup sebesar Rp25 juta per bulan. Maka, perkiraan pengeluaran Budi selama setahun adalah Rp300 juta.
Budi juga ingin pensiun di usia 55 tahun dengan perkiraan hidup sampai 75 tahun. Maknanya, Budi ingin menikmati dana pensiun selama 20 tahun.
Dengan skenario tersebut, maka setidaknya Budi harus menyiapkan dana sebesar Rp6 miliar untuk tabungan dana pensiunnya.
Selain mengetahui cara menghitung dana pensiun yang dibutuhkan, Sobat OCBC NISP juga harus memperhitungkan adanya inflasi yang merupakan ancaman krusial.
Perlu dicatat bahwa selama dua dekade terakhir, tingkat inflasi di Indonesia berkisar antara 5% hingga 5.5%.
Oleh karena itu, barang-barang saat ini akan mengalami kenaikan harga yang signifikan di masa yang akan datang seiring dengan pertumbuhan ekonomi domestik.
Baca juga: Produk Dana Pensiun - Pengertian dan Jenisnya
Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Sobat OCBC NISP lakukan saat ingin mempersiapkan dana pensiun:
Saat masih aktif bekerja, rajin-rajinlah mencari peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Selain dapat mengumpulkan lebih banyak dana, ini juga bisa membantu mengurangi beban keuangan ketika masa pensiun tiba.
Untuk mencari penghasilan tambahan, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, mulai dari melakukan freelance atau membuka usaha sampingan.
Apabila memiliki banyak utang, pastikan semuanya sudah lunas sebelum masa pensiun tiba.
Sebab, apabila terdapat utang yang belum lunas, bisa-bisa banyak uang akan terkuras habis hanya untuk membayarnya.
Jadi, apabila seluruh utang telah lunas, dana dapat dialokasikan ke kebutuhan yang lebih penting tanpa harus khawatir adanya beban keuangan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)
Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan saat tengah mempersiapkan dana pensiun adalah kemampuan untuk mengendalikan pengeluaran.
Pasalnya, jika tidak dapat mengendalikan pengeluaran dengan baik, maka dana pensiun akan lebih minim terkumpul.
Oleh karena itu, buatlah rancangan atau anggaran mengenai pengeluaran per bulan agar bisa membatasi diri dalam membelanjakan uang.
Meskipun terkesan simple, tetapi hal ini memerlukan niat dan komitmen yang serius dalam jangka panjang.
Saat masih bekerja, cobalah investasikan sebagian pendapatan yang diperoleh agar uang tidak hanya mengendap di rekening.
Dengan berinvestasi, uang yang dimiliki dapat bertambah jumlahnya bahkan hingga berkali-kali lipat.
Ini akan bermanfaat untuk menghasilkan keuntungan yang stabil dan berkelanjutan di masa depan, terutama saat masa pensiun tiba.
Dalam memilih instrumen investasi, perlu diketahui bahwa semakin tinggi potensi return, maka semakin cepat juga Sobat OCBC NISP mencapai tujuan investasi.
Namun, seiring dengan potensi return yang tinggi, tingkat volatilitas juga akan semakin tinggi. Hal tersebut sesuai dengan prinsip high risk, high return dan sebaliknya, low risk, low return.
Oleh karena itu, apabila masih ada banyak waktu untuk menyiapkan dana pensiun, Sobat OCBC NISP bisa memilih investasi yang cenderung lebih agresif, seperti Saham atau Reksa Dana bagi pemula.
Sebaliknya, apabila tidak ada cukup waktu, maka produk-produk dengan volatilitas cenderung rendah bisa menjadi pilihan, seperti Deposito dan Reksa Dana Pasar Uang atau Pendapatan Tetap.
Nah, jika Sobat OCBC NISP kebingungan untuk mempersiapkan dana pensiun, tak perlu khawatir. Yuk, wujudkan masa tua aman dan nyaman dengan Life Goals dari OCBC NISP!
Fitur Life Goals diciptakan untuk membantu individu yang ingin mempersiapkan dana pensiun atau bahkan mencapai tujuan lain seperti menabung untuk pendidikan anak-anak.
Selain itu, Sobat OCBC NISP juga bisa menggunakan kalkulator dan perencanaan keuangan untuk mengetahui informasi tepat terkait dana pensiun dan nominal yang harus disisihkan setiap bulannya.
Yuk, serahkan urusan perencanaan keuangan untuk masa tua bersama OCBC NISP!
Baca juga: 6 Instrumen Dana Pensiun Terbaik, Siapkan dari Sekarang!